Kamis, 06 Januari 2011

Preeett.. Dorr.. Dorr.. Duarr..!!

buletin al-izzah UKKI-ITATS edisi ke-8
Wach,,, tak terasa ya, beberapa detik lagi kita bakalan mengakhiri tahun 2010 dan menuju tahun 2011. Pasti banyak trompet en petasan yang menggoncangkan gendang telinga kita. Tapi kita bakalan sedih nee, coz kita akan meninggalkan 2010 yang penuh dengan kenangan ^_^ . Kira-kira temen-temen tau tidak kenangan apa saja yang terjadi di 2010 kemarin? Kalo temen-temen cermati nee buanyak banget kenangan berupa berupa peristiwa2 separti ekonomi, politik, social, social-budaya, de-es-be. Kira2 apa hayoo?? Cekidot!!
1. Korupsi Negara. Tau nggak kalo korupsi di negeri kita tercinta ini menunjukkan tendensi makin sistemik. Nah lho,, apa maksudnya, maksudnya tu korupsi yang terjadi ni tidak hanya dilakukan oleh 1 atau 2 orang. Tapi buanyak orang secara berjamaah ( wach kalah ni sholat wajibnya ). Salah satunya adalah Gayus Tambunan. Korupsi yang seperti ini tentunya jauh lebih berbahaya dan bakalan banyak merugikan keungan Negara. Tapi, ada yang jauh lebih berbahaya lagi nee. Yaitu korupsi yang dilakukan oleh Negara melalui otak-atik kebijakan & peraturan2. Contoh nyata yang pernah kita lihat bersama adalah kasus Skandal Bank Century dan IPO Krakatau Steel. Weleh-welwh,, seremnya.
2. Intervensi Asing. DPR katanya wakil rakyat, ehh malah menjadi alat legitimasi intervensi asing dan mulusnya arus liberalisme di negeri ini. Buanyak sekali peraturan perundang-undangan yang itu merugikan rakyat, salah satu contonya adalah UU Kelistrikan. Parahnya lagi, para anggota DPR hoby menghambur2kan uang dengan dalih seperti dana aspirasi, studi banding, de-es-be. Padahal nee, kinerjanya sangat jauh sekali dari memuaskan. Wach,, timbul tanda Tanya besar nee. Lalu lembaga parlemen itu bekerja untuk siapa donk? Disisi lain, intervensi asing khususnya Amerika Serikat, bakalan kian kokoh setelah naskah Kemitraan Komprehensif ditandatangani. Kunjungan Barack Obama bulan lalu makin menguatkan cengkraman kuku negara imperialis tsb di negeri ini. Dan yang paling terbaru juga nee, terungkapnya 3.059 dokumen rahasia As yang terkait Indonesia melalui situs Wikileaks yang mengkorfimasikan tentang adanya intervensi AS terhadap Indonesia.
3. Kebijakan Ekonomi Liberal. Banyak sekali kebijakan-kebijakan ekonomi liberal, seperti kenaikan TDL, privatisasi sejumlah BUMN, dan pembatasan subsidi BBM. Sebenernya ni yach tidak ada satupun alasan yang mampu dijadikan sebagai pembenaran untuk semua rencana2 tadi. Kenaikan TDL misalnya, itu akan bisa dihindari jika saja PLN mendapat pasokan gas. Tapi aneh bin ajaib, produksi gas yang ada malah akan dijual ke luar negeri. Demikian juga dengan privatisasi sejumlah BUMN. Kalo alasannya untuk menambah modal, kenapa nggak ngambil dari APBN aja? atau bisa juga dari penyisihan keuntungan. Sedangkan rencana pembatasan BBM tidak lain merupakan usaha pemerintah untuk menuntaskan liberalisasi sektor Migas. Kebijakan yang semacam nee malah akan membuat perusahaan asing leluasa bermain di sektor hulu dan hilir . SPBU-SPBU Asing akan mengeruk keuntungan yang sangat buesar. Sungguh sangat ironis sekali ya kawan,, bagaimana tidak, rakyat harus membeli barang milik mereka di halaman rumah sendiri kepada orang asing dengan harga yang ditentukan oleh mereka. Dengan adanya kebijakan ekonomi yang makin liberal nee tentu akan makin memberatkan bagi kehidupan ekonomi rakyat. Salah satu akibat yang sangat nampak dihadapan kita adalah buanyaknya rakyat Indonesia yang berHijrah ke luar negeri hanya untuk menjadi TKW. Tapi, apa yang mereka dapatkan? Uang kah? Ternyata bukan. Justru yang mereka dapatkan adalah penderitaan dan penyiksaan seperti yang menimpah saudari kita Sumiati. Dan masih buanyak lagi Sumiati-Sumiati yang lain.
4. Isu Teroris dan Kebrutalan Densus 88. Astaghfirullah,, ternyata su terorisme pada tahun 2010 nggak juga kunjung padam. Salah satu peristiwa yang dikatakan sebagai tindak terorisme seperti perampokan bank CIMB - Niaga di Medan. Ternyata kawan,, dari investigasi yang telah dilakukan terkuak sejumlah kejanggalan serta kedzaliman yang dilakukan oleh Densus 88. Dan yang perlu kita ketahui juga kalo hal ini dipertegas dari kesimpulan yang dilakukan oleh Komnas HAM. Tapi nampaknya, Densus 88 nggak bergeming sama sekali tuh.
5. Konflik Umat dan Aliran Sesat. Ternyata di tahun 2010 buanyak kita jumpai konflik umat. Tapi kalo kita tilik secara seksama nee, ternyata konflik tersebut bukan timbul karena umat Islam seperti yang dituduhkan selama nee. Misalnya melawan Ahmadiyah, konflik itu terjadi coz mereka tu memang keras kepala. Mereka nggak mengindahkan peringatan SKB Tiga Menteri. Sedangkan konflik melawan kelompok Kristen, terjadi coz mereka nggak mengindahkan ketentuan-ketentuan menyangkut pendirian tempat ibadah. Pdan persoalanpun makin rumit ja ketika dengan dukungan media massa dan jaringan LSM internasional mereka memaksakan kehendak, terjadilah yang namanya Tirani Minoritas yang pasti merugikan kelompok muslim yang menjadi penduduk mayoritas negeri ini.
Ternyata kawan,, sepanjang tahun 2010 nggak hanya peristiwa dari 5 point diatas tadi.Tapi juga diwarnai oleh buanyak sekali bencana, seperti tsunami di Mentawai, longsor di Wasior, dan letusan G. Merapi di Jawa Tengah(DIY). Bahkan yang terakhir juga terjadi letusan Gunung Bromo di Jawa Timur Bencana2 tersebut menyisakan sebuah ironi, bagaimana tidak, bila diyakini bahwa segala bencana tersebut adalah karena qudrah (kekuatan) dan iradah (kehendak) Allah SWT. Tapi kenapa pada saat yang bersamaan kita tidak juga mau tunduk bin taat kepada Allah Azza wa jallah dalam kehidupan kita. Buktinya, hingga kini masih sangat banyak larangan2 Allah SWT yang masih juga dilanggar. Seperti riba, pornografi-pornoaksi, kedzaliman, ketidakadilan, korupsi de-es-be. Malah buanyak kewajiban2 Allah SWT yang justru nggak dilaksanakan. seperti penerapan syariah, zakat, puasa, uqubat, shalat, haji, de-es-be. Yang menjadi tanda tanya buesar adalah apakah perlu ada bencana2 yang lebih besar lagi untuk menyadarkan kita agar supaya segera tunduk bin taat kepada Allah SWT.
Apa yang mesti kita lakukan??
Menilik dari berbagai persoalan yang timbul di sepanjang tahun 2010 nee, dapat disimpulkan bahwa terdapat dua faktor utama di belakangnya, yakni sistem dan manusia. Korupsi, kemiskinan dan problema sosial lain, serta intervensi asing, ketidakadilan dan berbagai bentuk kedzaliman sepenuhnya terjadi coz pemimpin yang nggak amanah dan juga sistem yang korup, yakni sistem Kapitalisme dan Sekularisme. Oleh karena itu, bila kita2 pengen bener2 lepas dari berbagai macam persoalan di atas, maka kita harus bin kudu memilih sistem yang baik dan juga pemimpin yang amanah. Sistem yang baik hanya mungkin datang dari Dzat yang Maha Baik, yakni syariat Islam, dan pemimpin yang amanah adalah yang mau tunduk pada sistem yang baik entu. Coz hanya dengan sistem yang berdasarkan syariah, dan dipimpin oleh orang amanah saja Indonesia bakalan benar-benar bisa menjadi lebih baik. Dengan sistem syarit ini terdapat pula nilai2 takwa dalam tiap aktivitas sehari-hari yang akan membentengi tiap orang agar bekerja penuh amanah. Dengan syariah, maka problem kemiskinan, intervensi asing, ketidakadilan, kedzaliman dan berbagai persoalan masyarakat akan bisa diatasi dengan sebaik-baiknya, sehingga kerahmatan Islam bagi seluruh alam bisa diwujudkan dengan nyata. Maka dari itu, diserukan kepada seluruh umat Islam, khususnya mereka yang memiliki kekuatan dan pengaruh untuk berusaha dengan sungguh-sungguh memperjuangkan tegaknya syariah dan khilafah di negeri ini. Hanya dengan syariah dan khilafah saja kita yakin bisa menyongsong tahun mendatang dengan lebih baik.
Wallahua’lam bishshowab

2 komentar: