Jumat, 08 Oktober 2010

Mengatasi rasa malas.

Menurut kitab TA’LIMUL MUTA’ALLIM rasa malas ditimbulkan oleh dahak dan lemak di dalam tubuh yang disebabkan karena banyak makan. Dan menguranginya adalah dengan cara mengurangi makan. Diungkapkan bahwa 70 puluh nabi bahwa lupa disebabkan oleh banyaknya dahak (lendir) di tubuh. Dahak disebabkan oleh banyaknya minum, banyak minum disebabkan oleh banyaknya makan.
Makan roti kering dan anggur kering dapat menghilangkan dahak (lender). Tetapi jagan terlalu banyak, sehingga butuh minum, sementara banyak minum dapat menambah dahak.
Bersiwak (menyikat gigi)juga dapat mengurangi dahak menambah kemampuan menghafal dan kefasihan membaca. Siwak adalah sunnah Nabi yang dapat menambah pahala salat dan bacaan Alqur’an.
Muntah juga dapat mengurangi dahak dan kandungan lemak tubuh.
Dalam hal ini ada syair mengungkapkan : “ Aduh celaka-celaka dan celaka. Kehancuran seseorang karena banyak makan.”
Lebih baik kalian juga menyimak hadits berikut :
ثََلاََ ثَةٌ يَبْغَضَهُمُ اللهُ تَعَا لى مِنْ غَيْرِ جُرْمٍ اَْلاَ كُوْلُ وَ اْلبَخِيْلُ وَالْمُتَكَبِّرُ
Nabi Muhammad SAW bersabda :” Tiga orang yang dibenci Allah bukan karena ia berbuat dosa, namun adalah orang yang banyak makan, orang yang kikir,
(bakhil) dan orang yang sombong.”
Cara lain mengurangi makan adalah merenungkan bahaya-bahaya yang timbul akibat banyak makan, yaitu beberapa penyakit dan lemahnya fisik. Juga disebutkan timbul kekenyangan yang menghilangkan kecerdasan
Cara mengurangi makan adalah dengan memilih makan yang membosankan , mendahulukan makanan yang lebih baik dan lebih menggiurkan. Tidak makan bersama orang-orang yang lapar, kecuali bila ada maksud yang baik, misalnya makan yang banyak agar kuat dalam berpuasa, salat dan amal-amal yang lain.
Lurang lebih seperti itu penjelasannya, jikalau ada salahnya mohon dibenarkan, karena saya juga manusia biasa, tempatnya salah dan lupa.
WALLAHU A’LAMU BI ASH-SHOWAB

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar