Senin, 20 September 2010

DESAIN EKSPERIMEN

menurut buku Desain dan Analisis Eksperimen karya Prof. Dr. Sudjana, M.A., M.Sc. desain Ekperimen ialah suatu rancangan percobaan (dengan tiap tingkah tindakan yang betul terdefinisikan) sedemikian sehingga informasi yang berhubungan dengan atau diperlukan untuk persoalan sedang diteliti dapat dikumpulkan
Intinya itu desain eksperimen mengenai bagaimana kah kita menemukan jawaban dari sebuah permasalahan dengan menggunakan metode penelitian. Sehingga setiap ada permsalahan yang belum ada solusinya bisa kita pecahkan dengan menggunakan desain eksperimen. Tentunya permasalahan tersebut bukan yang ada sangkut pautnya terhadap diin yang memang sudah pasti penyelesaiannya.
Desain Eksperimen ini digunakan untuk memecahkan masalah-masalah semisal : dari berbagai macam pisang yang ada di kebun, pisang manakah yang paling enak untuk dijadikan pisang goreng?? Atau dari berbagai macam merk mesin CNC yang ada di pabrik, mesin merk manakah yang paling tahan lama masa beroperasinya??
Yuk mari kita pecahkan salah satu permasalahannya, dari kedua permasalahan tersebut kita ambil masalah pisang goreng (biar lebih mudah menjelaskannya). Kita seleksi dulu pisang apa saja yang terdapat di kebun, ternyata setelah diseleksi terdapat 4 buah macam pisang, yaitu pisang bulin, gepok, susu dan uci-uci, ya maaf kalo namanya pisang lucu-lucu, karena nama pisang yang banyak dikonsumsi di daerah saya (Purwoasri-Kediri-Jatim) seperti itu. Walaupun nama pisang dengan jenis sama di daerah lain orang menyebutnya beda, Maaf lagi diriku juga belum mencari nama latin dari jenis pisang tersebut. Habis jarang sich khalayak umum menggunakan nama latin untuk menyebut nama pisang, juga apa manfaatnya buat mereka gunakan nama latin….
Setelah diambil pisang tersebut, masing2 dari beberapa jenis kita ambil 4 buah, 4 buah pisang bulin, 4 buah pisang uci-uci, 4 buah pisang susu dan 4 buah pisang gepok. kita masak dengan kompor yang sama, lebar wajan (alat penggorengan) yang sama, nyala api yang sama, dan banyaknya minyak yang digunakan untuk menggoreng juga harus sama. Hal ini dilakukan karena kita menguji pisangnya, sehingga alat untuk menguji harus sama. Selain itu jikalau terdapat beda nyala api atau banyaknya minyak yang digunakan menggoreng akan berdampak pada pisang yang digoreng tersebut. Bisa saja nanti hasilnya lebih gosong, atau lebih jemek karena minyaknya beda.
Nah setelah dimasak kita rasakan manakah yang paling enak dari pisang tersebut, ternyata hasilnya menyatakan bahwa pisang gepoklah yang terbaik..Jikalau kawan para penncari ilmu masih ragu bisa lagi diulanng percobaannya sampai berulang-ulang atau replikasi (pengulangan) juga gak apa-apa, asal jangan sampai melebihi perhitungan biayanya.
KURANG LEBIH DEMIKIAN,,
WALLAHU A'LAMU BI ASH-SHOWAB

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar