Minggu, 22 Agustus 2010

isim (kata benda)

Setelah belajar kalam mari kita belajar tentang apa itu Isim, serta tanda apa yang mudah untuk membedakan antara Isim dengan yang lainnya. Lebih mudah lagi kalau anda para penuntut ilmu mau mencari benda-benda yang ada disekitar anda, kemudian cari bahasa Arabnya, sehingga dengan begitu akan lebih mudah memahaminya.

الاسم هوكلمة دلت على انسان اوحيوان اوجماد, مثل : صالح, بيت, القلم, حكو مة, اسلوب, قرية , طالب
Isim ialah kata benda/kalimah yang menunjukkan makna manusia, hewan atau benda mati, misal, Sholih, rumah, pena, pemerintah, metode, desa, pelajar. contoh
Ciri-ciri yang mudah untuk membedakan Isim dengan yang lain ada pada syair berikut :
با لجر و التنوين و الندا وال و مسند للا سم تمييز حصل
Membacanya :”Bil jarri wattanwini wan nida wa al wa musnadin lil Ismi tamyizun hasol
Artinya “ dengan jar, tanwin, nida(panggilan), al dan musnad bagi Isim perbedaannya jelas (berbeda dengan harf dan fi’il)”
Dari nadhoman tersebut bisa difahami bahwa ciri-ciri Isim yang mudah untuk dibedakan dengan harf dan fi’il ada 5, yaitu :
1. Jarr: adalah sesuatu kata yang menjadi majrur karena adanya harf, atau karena kalimat tersebut merupakan susunan Idhofah., misal : (fil baiti) فى البيت kata baitun berubah menjadi baiti karena ada harf ((فى., sehingga baitun bisa disebut dengan Isim, pokoknya ketika ada kalimat/kata yang berharokat kasroh maka bisa disebut Isim.
2. Tanwin: harokat tanwin itu ada tiga macam, fathah tain, dhommah tain, kasroh tain, misal kata ذهب(dzahaba) bila dibaca dzahabun, dzahabin atau dzahaban maka ia disebut Isim, karena bertanwin.
3. Nida’ (panggilan), misalnya يا زيد (ya zaid) يا فا طمة,(ya fatimah) يا ايهاالناس (ya ayyuhan naas)
4. Alif Lam (ال) maksudnya tanda lain Isim ialah ketika setiap mufrod ada al nya maka ia adalah Isim. Misal : مدرسة + ال = المدرسة (madrosah + alif lam = almadrosatu, almadrosatu itulah Isim) نحو + ال = النحو (nahwu + Alif lam = Annahwu, An Nahwu itulah Isim),
ال + رجل= الرجل (rojul + Alif lam = Arrojulu itulah Isim)
5. Dengan disetai Musnad (isnad Ileh), yaitu isim yang menjadi mubtada’ atau fa’il, seperti
انا قمت (ana qumtu),زيد قائم (zaidun qoim), قام زيد (qoma zaidun) lafadzh (ana) انا , zaidun (زيد) adalah , mubtada’ (musnad ileh), dan lafadz قائم (qoimun) ialah khobar (musnad)

Hukum isim itu ada dua, yaitu mu’rob (berubah-berubah) dan mabni (tetap), nadhomannya/syairnya:
والاسم منه معرب ومبنى لشبه من الحروف مدنى
Membacanya: “wal ismu minhu mu’robu wa mabni lisyabbahin minal hurufi mudni
Artinya :”adapun Ism itu ada yang mu’rob dan ada yang mabni, (yang mabni ialah) karena dekat sekali menyerupai huruf”,
Penjelasan mengenai seperti apakah isim yang mabni dan mu’rob itu terdapat pada tullisannya tentang macam-macam Isim Ma’rifat. So sabarr dulu,,,

WALLAHU A’LAM BI ASH-SHOWAB

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar