Jumat, 27 Agustus 2010

fi'il (kata kerja)

Setelah belajar isim maka pembelajaran selanjutnya adalah tentang Fi’il, sebagai penyemangat belajar bahasa Arab ada suatu hadits daari Ibnu Abbas dengan riwayat Muslim, Rosulullah SAW bersabda:
اَحِبواالعرب لثلاث : لانّى عربيّ والقرأن عربيّ وكلام اهل الجنّة عربيّ
Membacanya : ahibbul ‘aroba listalatsin : lianni ‘arobiyyu walquranul ‘arobiyyu wa kalamu ahlil jannati ‘arobiyyu
Artinya : “CINTAILAH BAHASA ARAB KARENA TIGA HAL : saya (nabi muhammad SAW) adalah seorang bangsa Arab, Al-Qur’an berbahasa Arab dan percakapan penghuni surga menggunakan bahasa Arab.”

yuk kita mulai dengan pengertian fi’il :
الفعل هوكلمة دلت على حدوث عمل مقترن بزمان
Arinya : fi’il ialah kalimat yang menunjukkan terjadinya perbuatan yang disertai dengan keterangan waktu : semisal : تَكَلّمَ – يَتَكَلَّمُ - تَكَلُّمْ , maksudnya تَكَلّمَ berarti telah berbicara (fi’il mazhi, يَتَكَلَّمُ berarti sedang berbicara (fi’il mudlori’), kemudian تَكَلُّمْ berarti berbicaralah.(fi’il amr), contoh lainnya : دَخَلَ – يَدْخُلُ – اُدْخًلْ , artinya دَخَلَ artinya telah masuk (fi’il mazhi). Kemudian يَدْخُلُ artinya sedang memasuki (fi’il mudlori’), kemudian اُدْخًلْ berarti masuklah!(fi’il Amr), lebih baik kawan kalauu kalian membeli buku tamsyllati tasrifiyyah (tasyriffan) seharga sekitar 2500 rupiah sampai 5000 rupiah. Disitu nanti sudah terdapat banyak wazannya juga contoh kata yang mengikuti wazan tersebut.

Fi’il itu dibagi menjadi tiga macam yaitu : fi’il mazhi, fi’il mudlori’ dan fi’il amar, penjelasannya sebagai berikut:
1. Fi’il madhi (berarti kata kerja lampau, yaitu kata kerja yang menunjukkan terjadinya sesuatu pada masa lampau) misal : اَرْشَدَ (arsada) artinya sudah memberi petunjuk,
رَشَّحَ (rosysyaha) artinya sudah mencalonkan, طَالَبََ (tholaba) artinya sudah menuntut, jadi fi’il madhi menunjukkan suatu pekerjaan yang sudah dikerjakan, sedangkan mengenai pekerjaan yang sedang dikerjakan itu disebut fi’il mudlori’

2. Fi’il mudlori’ (berarti kata kerja sekarang/akan datang, maksudnya suatu kata kerja yang menunjukkan pekerjaan yang dilakukan pada saat ini juga masa yang akan datang, tanda-tanda fi’il mudlori’ ialah anaytu, alif nun ya’ dan ta’). Misal : يُرَافِقُ(yurofiqu) artinya sedang menemani, يَتُوْبُ(yatuubu) artinya sedang bertaubat, يَسْتَغْفِرُ (yastaghfiru) artinya sedang meminta ampun. Mengenai penjelasan lebih lanjut bagaimanakah fi’il mudlori’ tersebut akan dibahas selanjutnya, khatta nyantae ja,,,,,

3. Fi’il Amr ( berarti kata kerja perintah, yaitu menunjukkan suatu kata kerja yang digunakan untuk menyuruh/memerintah seseorang, misal : اِجْلِسْ(ijlis) artinya duduklah!, اُخْرُجْ(uhruj) artinya keluarlah!, اِقْرَأْ (iqro’) artinya bacalah!
Mengenai pembelajran lebih lanjut tentang jelasnya fi’il itu, ada pada bagian selanjutnya.
WALLAHU A’LAM BI ASH-SHOWAB

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar